Bungo (Kemenag) —Berita duka kembali terdengar dari dunia pendidikan di Kabupaten Bungo. Salah Satu asrama di Pondok Pesantren tepatnya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Sei.Arang" /> Bungo (Kemenag) —Berita duka kembali terdengar dari dunia pendidikan di Kabupaten Bungo. Salah Satu asrama di Pondok Pesantren tepatnya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Sei.Arang" />

 


Diposting Pada: Senin, 00 00 0000
Si Jago Merah Luluh Lantakkan Asrama Ponpes Al-Ikhlas


Si Jago Merah Luluh Lantakkan Asrama Ponpes Al-Ikhlas

Bungo (Kemenag) —Berita duka kembali terdengar dari dunia pendidikan di Kabupaten Bungo. Salah Satu asrama di Pondok Pesantren tepatnya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Sei.Arang mengalami Kebakaran. Kebakaran yang menghanguskan satu Gedung Asrama Pondok Pesantren Al-Ikhlas Sei. Arang ini terjadi siang kemarin (3/2).



Dari informasi yang diperoleh ditempat kejadian, saat kebakaran terjadi, santri sedang berada di dalam kelas untuk mengikuti pelajaran seperti biasanya, kecuali ada dua orang santri yang berada di dalam asrama dikarenakan sakit. Kedua orang santri yang sakit tersebut, pada awalnya tidak menyadari adanya kebakaran, sampai terasa suhu ruangan asrama semakin panas, setelah dilihat api sudah terlanjur membesar dan menyambar barang-barang perlengkapan yang ada di asrama tersebut. Beruntung dua orang siswa yang masih berada dalam kondisi sakit tersebut dapat menyalamatkan diri dan tidak mengalami luka apapun.



Atas kejadian tersebut, Kasubbag TU, Kemenag Bungo, H.Sayono yang didampingi Kasi Pendidikan Diniyyah dan Ponpes Drs.Hasbi meninjau langsung lokasi kebakaran. K.H.Imam Husairi, M.Pd.I yang merupakan Pimpinan Pondok pesantren tersebut menyampaikan langsung kepada Kasubbag TU awal kejadian kebakaran yang telah menimpa Ponpes Al-Ikhlas tersebut.



Sebelum meninggalkan Pondok Pesantren, Kasubbag TU menginstruksikan kepada pimpinan Pondok agar menggunakan ruang kelas yang ada untuk tempat tinggal sementara bagi para santri menjelang adanya bantuan untuk melakukan perbaikan asrama yang baru.



Rona Kesedihan tak dapat disembunyikan dari wajah para santri, terutama bagi santri putra yang tinggal di asrama yang mengalami kebakaran. Asrama yang mengalami kebakaran adalah asrama Putra yang berpenghuni 12 orang santri dengan 1 Ustad pembimbing. (NP)



red:paspi

 


54x
Dibaca

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 3.238.95.208
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved